Sejumlah warga mengeluhkan kondisi jalan rusak yang hingga kini belum mendapat perbaikan. Kerusakan jalan yang berupa lubang besar dan permukaan aspal yang terkelupas membuat aktivitas masyarakat menjadi terganggu, terutama bagi pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas setiap hari.
Kondisi jalan yang rusak tersebut semakin memburuk ketika musim hujan tiba. Lubang-lubang di jalan sering tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari saat jarak pandang terbatas.
Beberapa warga mengatakan bahwa kerusakan jalan sudah terjadi cukup lama dan belum mendapat penanganan serius. Mereka berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan agar jalan kembali aman digunakan oleh masyarakat.
Selain membahayakan keselamatan, jalan rusak juga berdampak pada aktivitas ekonomi warga. Para pedagang dan pengendara yang menggunakan jalur tersebut mengaku perjalanan menjadi lebih lambat dan biaya perawatan kendaraan meningkat akibat kondisi jalan yang tidak layak.
Menanggapi keluhan tersebut, pihak terkait menyatakan akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk melihat kondisi jalan dan merencanakan perbaikan secepatnya. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalan yang rusak demi menghindari kecelakaan.
Warga berharap perbaikan jalan dapat segera dilakukan agar aktivitas masyarakat kembali lancar dan keselamatan pengguna jalan dapat terjamin.




