Jakarta, 17 Maret 2026 – Arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M memasuki fase krusial dengan prediksi puncak arus balik terjadi pada 18–20 Maret mendatang. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas one way nasional mulai Selasa (18/3) pukul 00.00 WIB di Tol Trans Jawa, khususnya dari KM 70 Tol Cipali hingga KM 414 Tol Kalikangkung.
Menurut pantauan real-time Korlantas dan Jasa Marga, volume lalu lintas di Tol Cipali KM 70 hari ini sudah menunjukkan lonjakan signifikan, dengan antrean panjang di beberapa gerbang tol utama seperti Cikampek, Kalikangkung, dan Pelabuhan Gilimanuk (Bali). “Kami prediksi puncak mudik jatuh pada 18–20 Maret, dengan estimasi pergerakan hingga 143 juta orang secara nasional,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam konferensi pers pagi ini.
Beberapa kebijakan utama yang diterapkan:
- One Way Nasional (arah timur ke barat): Berlaku mulai 18 Maret pukul 00.00 WIB hingga situasi normal, dengan titik awal KM 70 Tol Cipali.
- Ganjil-Genap dan Contraflow di segmen tertentu Tol Jakarta-Cikampek dan sekitarnya untuk mengurai kemacetan.
- Mudik Gratis: Pemerintah melalui Kementerian BUMN dan Pemprov DKI Jakarta memberangkatkan ribuan bus gratis. Pemprov DKI lepas 744 bus untuk 34 ribu pemudik, sementara Golkar lepas 20 bus ke Indramayu-Solo.
- Peringatan Sampah: Menteri Lingkungan Hidup menyoroti potensi lonjakan sampah di daerah tujuan mudik akibat pergerakan massa besar.
Di sisi lain, situasi geopolitik global turut memengaruhi: Ketegangan di Selat Hormuz akibat konflik AS-Iran-Israel membuat harga minyak dunia melonjak, berpotensi memicu defisit anggaran Indonesia melebihi batas 3% PDB jika berlangsung lama. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah sedang memodelkan skenario, termasuk kemungkinan pajak tambahan pada komoditas seperti sawit, nikel, dan emas untuk menjaga stabilitas fiskal.
Selain itu, Kementerian Luar Negeri mengumumkan penundaan KTT D-8 di Jakarta hingga waktu yang belum ditentukan karena ketegangan Timur Tengah. Indonesia juga menunda pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza imbas situasi perang.
Di ranah domestik, kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS masih diselidiki, dengan RSCM memberikan update kondisi korban. Sementara itu, Tim Gegana Polda Jatim olah TKP ledakan di masjid Jember yang diduga melibatkan bahan kimia.
Pemerintah mengimbau pemudik untuk memanfaatkan transportasi massal, menghindari mudik balik serentak pasca-Lebaran, dan waspada penipuan tiket mudik online. Situasi lalu lintas dipantau ketat melalui aplikasi NTMC Polri dan live streaming dari berbagai media.
Dengan momentum Idulfitri yang semakin dekat, arus mudik 2026 diprediksi menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah, sekaligus ujian bagi infrastruktur dan koordinasi antarlembaga.



