HANOI – Dunia konservasi alam kembali digemparkan setelah World Wildlife Fund (WWF) dan otoritas Vietnam merilis rekaman kamera jebak yang menunjukkan saola (Pseudoryx nghetinhensis) — hewan yang dijuluki “unicorn Asia” — muncul bersama anaknya di Taman Nasional Pu Mat, perbatasan Vietnam-Laos.
EPICTOTO
Rekaman berdurasi 47 detik ini diambil pada 28 Februari 2026 malam hari dan menjadi penampakan saola paling jelas sejak tahun 2013. Saola dewasa (betina) terlihat mengajak anaknya (diperkirakan berusia 4–6 bulan) melintasi jalur hutan. Kedua hewan tampak sehat, tanpa tanda luka atau stres berat.
Mengapa Ini Berita Besar?
- Saola adalah salah satu mamalia darat paling langka di planet ini.
- Populasi liar diperkirakan hanya tersisa 20–100 ekor (beberapa ahli bahkan menduga di bawah 50 ekor).
- Hewan ini sangat pemalu, hidup di hutan pegunungan lebat, dan hampir tidak pernah terlihat oleh manusia.
- Penampakan terakhir yang jelas sebelum ini terjadi 13 tahun lalu (2013). Sejak itu hanya ada beberapa foto buram dan jejak kaki.
Reaksi Dunia & Langkah Selanjutnya
- Direktur WWF Vietnam, Dr. Van Ngoc Thinh: “Ini adalah tanda yang sangat positif bahwa populasi saola di Pu Mat masih bertahan dan bahkan berkembang biak. Tapi ancaman tetap ada: perburuan jerat, deforestasi ilegal, dan perdagangan satwa liar.”
- Pemerintah Vietnam langsung meningkatkan patroli hutan di kawasan Pu Mat dan Annamite Range.
- Kampanye donasi global “Save the Saola” yang diluncurkan WWF setelah rekaman ini sudah mengumpulkan lebih dari 2,8 juta USD dalam 48 jam pertama.
Fakta Singkat Saola
- Ditemukan pertama kali oleh ilmuwan Barat tahun 1992 (meski sudah dikenal masyarakat lokal sebagai “goat-antelope”).
- Memiliki tanduk lurus panjang (bisa mencapai 50 cm) yang runcing dan sejajar — inilah yang membuatnya dijuluki unicorn.
- Makanan utama: daun, tunas, dan rerumputan di hutan hujan pegunungan.
- Tidak ada saola yang berhasil dipelihara di kebun binatang hingga saat ini — semua upaya gagal karena hewan ini sangat sensitif terhadap stres.
Penemuan ini memberi harapan baru bahwa masih ada waktu untuk menyelamatkan saola dari kepunahan, asalkan habitatnya benar-benar dilindungi dan perburuan jerat bisa dihentikan sepenuhnya.
Foto dan video resmi dari WWF Vietnam sudah beredar luas di media sosial dengan tagar #SaolaLives dan #UnicornAsia. Banyak netizen menyebut penampakan ini sebagai “hadiah Ramadan” bagi pecinta satwa liar.




